Arsip Tag: bullying

Bullying Verbal Menyebabkan Dampak Cukup Serius


Fenomena bullying verbal sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Bullying verbal adalah bentuk bullying yang menggunakan kata-kata, pernyataan, gerak tubuh, atau seruan yang bersifat ofensif secara verbal. Perbuatan ini dimaksudkan untuk mempermalukan, mempermalukan, mengintimidasi dan menyakiti korban. Bullying secara verbal dapat berdampak serius bagi psikis korban, termasuk dalam jangka panjang.

Dampak bullying verbal

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menunjukkan bahwa ditindas memiliki dampak jangka panjang pada masalah fisik, sosial, emosional dan akademis mereka. Beberapa dampak bullying verbal yang dapat terjadi pada anak, yaitu:

Depresi

Salah satu dampak dari bullying verbal adalah dapat membuat anak depresi. Masalah ini disebabkan oleh perasaan tertekan oleh kata-kata yang menyinggung atau mengintimidasi. Seorang anak yang depresi dapat tampak murung, sedih dan putus asa. Selain itu, ia juga menjadi lebih mudah marah dan kehilangan minat pada apa yang disukainya.

Merasa gelisah

Anak-anak yang diintimidasi secara verbal juga dapat diintimidasi karena takut. Dia merasa tidak aman dan takut, terutama ketika dia ingin bertemu dengan pengganggu. Hal ini sering menyebabkan anak menangis tiba-tiba.

Mengubah Pola Tidur

Bullying verbal juga bisa menyebabkan pola tidur anak berubah. Menjadi sulit untuk tidur atau bahkan kesiangan. Jika Anda melihat perubahan ini, segera ambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya.

Merasakan keluhan fisik

Akibat dampak bullying verbal, anak juga dapat mengalami gejala fisik seperti jantung berdebar-debar, sakit perut, sakit kepala atau mual yang bukan karena kondisi medis.

Kondisi yang biasanya disebabkan oleh stres disebut gangguan psikosomatik. Hal ini juga terlihat dari sebuah studi tahun 2015 di mana bullying verbal berdampak besar pada kesehatan anak-anak.

Perubahan Nafsu Makan

Tidak hanya pola tidur, anak yang menjadi korban bullying juga bisa mengalami perubahan nafsu makan. Mungkin dia makan lebih sedikit atau hanya makan terlalu banyak. Perubahan ini juga dapat mempengaruhi berat badan anak.

Senang sendirian

Bullying verbal juga bisa membuat korban lebih suka menyendiri. Tak jarang, ia menghindari menarik diri dari interaksi sosial atau bahkan mengikuti kegiatan yang dihadiri banyak orang.

Harga Diri Rendah

Anak-anak mungkin merasa bahwa mereka memiliki harga diri yang rendah, yang mengarah pada harga diri yang rendah. Kondisi ini juga dapat mendorongnya untuk membentuk pribadi yang mudah minder atau kurang percaya diri hingga dewasa nanti.

Efek buruk dari intimidasi verbal dapat bertahan hingga dewasa. Sebuah tinjauan studi menemukan bahwa korban bullying lebih sering merasa kesepian, cemas secara sosial, dan tidak aman. Situasi ini dapat mendorong anak untuk melukai diri sendiri dan bahkan mempertimbangkan untuk bunuh diri.